Aspirasi warga terjawab, BBWS NT II Siap Tangani Perkuatan Tebing di Daerah Irigasi Linamnutu pasca bencana seroja

file 0000000020e881f79ed7675ab163a679

Untuk pekerjaan tersebut, anggaran yang tersedia sekitar Rp3,5 miliar.

Nahason mengakui, nilai tersebut kemungkinan belum sepenuhnya mencukupi apabila melihat panjang dan kondisi kerusakan di lapangan. Namun, pihaknya akan menyesuaikan penanganan dengan anggaran yang tersedia.

“Rp3,5 miliar. Tapi kelihatannya memang kurang karena panjangnya seperti ini. Namun mau bagaimana lagi, kita sesuaikan,” jelasnya.

Dikerjakan Secara Swakelola

Untuk mempercepat penanganan, pekerjaan tersebut akan dilaksanakan secara swakelola, bukan melalui kontrak pekerjaan baru.

Menurut Nahason, keputusan tersebut diambil karena waktu yang tersedia semakin terbatas, sementara musim hujan sudah semakin dekat.

“Ini kita kerjakan secara swakelola. Kalau kontraktual, proses lelang akan memakan waktu. Sementara masyarakat membutuhkan penanganan segera karena musim hujan sudah dekat,” katanya.

Ia menegaskan, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan terlalu lama karena peningkatan debit air saat musim hujan berpotensi memperparah penggerusan dan kerusakan tanggul.

Exit mobile version