tv-beritakota.com,KUPANG– Keberagaman menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat
Nusa Tenggara TimurNTT).
Keragaman suku, agama, ras, etnis, bahasa, budaya dan adat istiadat justru menjadi kekayaan yang memungkinkan masyarakat hidup berdampingan dalam semangat persaudaraan.
Pandangan tersebut disampaikan Dr. Yohanes G. Tuba Helan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) bekerja sama dengan Universitas Citra Bangsa (UCB) Kupang, Senin, 7 September 2026, di Hotel Harper Kupang.
FGD yang mengangkat tema “Potret Kebhinnekaan dalam Tata Kehidupan Masyarakat Nusa Tenggara Timur” tersebut diinisiasi Anggota MPR RI, Paul Lyanto, dengan menghadirkan 10 pakar dari berbagai latar belakang ilmu pengetahuan dan sejumlah universitas di Kota Kupang.
Dalam pemaparannya berjudul “Potret Kebhinnekaan dalam Tata Kehidupan Masyarakat Nusa Tenggara Timur”, Yohanes G. Tuba Helan menggambarkan NTT sebagai wilayah dengan keragaman yang sangat luas.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
