Ia meminta seluruh jajaran pemerintahan memperkuat pengawasan agar dana bencana digunakan secara tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak.
“Jangan main-main dengan dana bencana. Kalau kita main-main dengan dana bencana, maka itu bisa mendatangkan ‘bencana’. Setiap rupiah harus memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Menurut Gubernur, keterbatasan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah tidak boleh dijadikan alasan untuk bekerja seadanya.
Sebaliknya, keterbatasan tersebut harus mendorong birokrasi untuk bekerja lebih kreatif, efisien, inovatif, dan bertanggung jawab.
Ia menegaskan keberhasilan pemerintahan bukan diukur dari banyaknya rapat, surat, maupun kegiatan yang dilaksanakan.
“Ukuran keberhasilan kita adalah: apakah masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih baik, apakah kehidupan mereka menjadi lebih baik, dan apakah pembangunan benar-benar memberikan manfaat? Itulah ukuran keberhasilan pemerintahan,” ungkapnya.
Sekda Harus Jadi Jembatan antara Kepemimpinan dan Birokrasi
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
