Ia mengakui bahwa mengurus organisasi Balai, apalagi di NTT sebagai daerah kepulauan dengan karakter masyarakat yang beragam, tentu membutuhkan energi khusus untuk dapat mengayomi semua kekuatan dan bersama-sama membangun NTT.
Selama memimpin BPJN NTT sejak September 2021 hingga saat ini, Junianto mengakui bahwa terbangunnya tim yang solid, kuat, dan kompak tidak terlepas dari dukungan dan doa dari para istri yang tergabung dalam paguyuban ibu Dharma Wanita.
“Doa dari para istri menjadi kekuatan paling dahsyat dalam menjalankan tugas suami yang bekerja di lingkungan BPJN NTT,” ungkapnya dengan haru.
Dengan kerendahan hati, Agustinus Junianto bersama Ibu pada kesempatan tersebut menyampaikan permohonan maaf yang tulus, jika selama berinteraksi ada sikap atau perkataan yang kurang berkenan di hati.
Ia mengakui bahwa hidup ini tidak selalu berjalan mulus, terkadang ada suka dan duka yang mewarnai perjalanan.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











