“Dana subsidi kapal perintis yang belum terpakai digunakan untuk mendukung kegiatan kepelabuhanan, termasuk bantuan bagi pekerja pelabuhan demi kelancaran operasional ” ujarnya.
Ke depan, kata Robert, pelayanan subsidi kapal perintis akan lebih diprioritaskan untuk kepentingan masyarakat. Sebagai contoh, rute Kupang-Ende dialihkan ke Alor untuk mendukung kegiatan keagamaan (MTG). Contoh lain adalah penambahan kapal feri untuk mendukung pengiriman bantuan kemanusiaan ke lokasi bencana erupsi Lewotobi di Flores Timur atas permintaan Polda NTT. Pengalihan rute ini disebut deviasi.
” Kedepan kita akan pastikan pelayanan subsidi dapat dimanfaatkan lebih optimal untuk kepentingan masyarakat cotoh kasus lintasan perintis tujuan kupang -Ende kita deviasikan dari Ende ke Alor karena pada saat itu kegiatan Keagamaan, MTG. Contoh kasus lain misalnya permintaan dari Polda NTT untun minta bantuan kapal Ferry untuk angkut bantuan kemanusiaan ke lokasi bencana erupsi Lewotobi, kabupaten flores timur, yang tadinya pakai satu kapal fery, kita tambah lagi satu kapal” jelasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












