Ia mengatakan, untuk pertama kalinya pelayanan pengukuran kapal gratis seperti ini dilaksanakan langsung di wilayah kelurahan sehingga nelayan tidak perlu menghadapi jarak dan biaya tambahan untuk mengurus legalitas kapal.
“Untuk pertama kali kegiatan gratis ini dilaksanakan di kelurahan. Kami berterima kasih karena Pas Kecil menjadi rujukan bagi teman-teman nelayan kecil mendapatkan haknya, yaitu BBM bersubsidi,” ujarnya.
Mansur berharap seluruh nelayan di Oesapa yang belum memiliki Pas Kecil segera memanfaatkan program tersebut.
Menurut dia, persoalan BBM bersubsidi yang selama ini menjadi keluhan nelayan harus dijawab dengan terlebih dahulu memenuhi persyaratan legalitas kapal.
“Harapannya semua nelayan yang ada di Oesapa bisa mendapatkan Pas Kecil dan mendapatkan haknya. Selama ini kami selalu mengeluhkan BBM sulit didapat, padahal salah satu persyaratannya harus memiliki Pas Kecil,” katanya.
Program Gerai @Pas Kecil 2026 akhirnya bukan sekadar agenda pengukuran kapal.
Di tengah kebutuhan nelayan terhadap BBM bersubsidi, legalitas kapal menjadi bagian penting untuk membuka akses terhadap fasilitas pemerintah, termasuk pembiayaan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














