Pada kesempatan bincang – bincang tersebut, Jane berjanji tidak akan membiarkan masalah perempuan terus dieksploitasi terus menerus terutama soal tenaga kerja wanita di Provinsi NTT.
Ia memastikan setiap perempuan di NTT memiliki kesempatan untuk mengenyam pendidikan yang baik dan setara.
Tidak hanya itu, Jane juga memberi perhatian khusus pada masalah kewirausahaan dengan mengedepankan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kalangan perempuan.
Jane juga berkomitmen mengembangkan sistem perlindungan sosial bagi tenaga kerja wanita
” Saya berencana untuk menyediakan asuransi perlindungan bagi tenaga kerja wanita sebagai langkah preventif untuk melindungi mereka dari risiko yang mungkin timbul akibat pekerjaan yang mereka jalani.
Selain itu, Jane juga mendorong tenaga kerja wanita agar bekerja melalui jalur resmi. Praktik kerja di sektor informal sering kali membawa risiko tinggi, termasuk eksploitasi dan ketidakpastian tempat kerja.
” Saya pikir dengan meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan hak-hak kerja, dapat membantu mengurangi risiko tersebut. Hal ini juga dapat mencegah tindak pidana perdagangan orang, yang sering kali menargetkan perempuan yang putus asa untuk mencari pekerjaan” katanya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












