“Kita tidak mungkin membangun sampai ke bibir sungai, apalagi lokasi titik pembangunan jembatannya belum diketahui. Daripada nantinya pekerjaan jalan menjadi mubazir, maka panjang penanganannya kita sesuaikan menjadi 425 meter,” jelas Roberto.
Sementara itu, segmen kedua memiliki panjang 925 meter yang berada di seberang sungai menuju arah Wekeke. Dengan pembagian tersebut, total panjang penanganan kedua segmen tetap mencapai 1.350 meter.
Roberto menjelaskan, kondisi eksisting jalan saat ini sebagian besar masih berupa perkerasan sirtu atau campuran pasir dan kerikil. Pada sejumlah titik juga ditemukan kondisi jalan yang mengalami lendutan dan penggerusan sehingga membutuhkan pekerjaan perataan atau leveling sebelum dilakukan pengaspalan.
Melalui program IJD 2026, ruas jalan tersebut akan ditingkatkan menggunakan konstruksi hotmix dengan lebar badan jalan 4,5 meter. Selain itu, pekerjaan juga mencakup pembangunan bahu jalan pada sisi kiri dan kanan masing-masing selebar 1 meter, sehingga total lebar penanganan mencapai 6,5 meter.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
