“Korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Desa Naitae, Thobias Oetemusu (72), warga RT 07 RW 04 Dusun II, ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi ia terseret arus. Beberapa warga lainnya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis.”kata Kapolsek
Banjir bandang tersebut tidak hanya mengakibatkan korban jiwa, tetapi juga kerusakan pada sejumlah rumah warga, fasilitas umum, dan lahan pertanian. Akibatnya, warga yang rumahnya terdampak terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman, baik di rumah kerabat maupun di posko darurat yang telah didirikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pemerintah setempat.
Hingga Jumat sore (31/1), bantuan dari pemerintah telah didistribusikan dan diterima oleh warga terdampak. Empat orang yang berhasil selamat dari peristiwa tersebut adalah Orpa Nenobahan (50), Yahya Nenobahan, Marta Nenobahan (65), dan Asnad Ate Faitmoes (58). Mereka merupakan keluarga Thobias Oetemusu yang berhasil menyelamatkan diri dari derasnya arus banjir.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
