tv-beritakota.com – Banjir bandang menerjang pemukiman warga di Desa Naitae, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat (31/1) pagi.
Peristiwa ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan empat lainnya berhasil menyelamatkan diri setelah terseret arus.
Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Jumat dini hari sekitar pukul 03.00 WITA menyebabkan Sungai Siumate meluap dan merendam sekitar 23 rumah warga.
Arus air bah yang datang dengan cepat membawa material banjir berupa kayu dan ranting pohon, menyumbat gorong-gorong di Jembatan Siumate. Akibatnya, air meluap dan menghantam pemukiman di sekitarnya.
Warga panik dan berusaha menyelamatkan diri, namun derasnya arus air menyulitkan upaya penyelamatan.
Thobias Oetemusu (72 tahun), salah satu warga yang terjebak, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian oleh tim SAR, aparat TNI-Polri, dan warga setempat. Keempat anggota keluarganya berhasil selamat.
Kapolres Kupang, AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Fatuleu, Ipda David Fangidae, mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyatakan bahwa satu korban ditemukan meninggal dunia, sementara empat lainnya berhasil menyelamatkan diri. Peristiwa ini menyoroti kerentanan pemukiman warga terhadap bencana alam dan pentingnya langkah-langkah mitigasi bencana di wilayah tersebut.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
