IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

14 Titik JIAT di Rote dan Sumba Direhabilitasi untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Avatar photo
djdjs

tv-beritakota.com (Kupang)– Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II melalui Satker OP SDA sedang melakukan pembenahan terhadap 14 titik Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di NTT untuk mengoptimalkan aset dan mendukung ketahanan pangan berkelanjutan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Operasional Pemeliharaan (OP) JIAT, Ghozali Mahmud, ST., MT., menjelaskan bahwa proyek ini bertujuan meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan layanan irigasi bagi petani, terutama di daerah rawan kekeringan.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Proyek yang ditargetkan selesai pada Juni 2025 ini meliputi empat titik di Rote Ndao, lima titik di Sumba Timur, dan lima titik di Sumba Tengah dan Sumba Barat.

IMG20250526162934
Foto- PPK JIAT BBWS NT II- Ghozali Mahmud, ST,MT

Anggaran yang dialokasikan sebesar Rp6 miliar bersumber dari APBN 2025, dengan ruang lingkup pekerjaan meliputi penggantian pompa, konversi energi dari panel surya ke listrik, dan perbaikan jaringan irigasi yang rusak.

Ghozali menjelaskan bahwa pembenahan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengaliran air ke lahan pertanian masyarakat.

Baca Juga :  Progres Bendungan Manikin Lampaui Target, Perkuat Ketahanan Pangan dan Air di NTT