tv-beritakota.com (Kupang)– Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II melalui Satker OP SDA sedang melakukan pembenahan terhadap 14 titik Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di NTT untuk mengoptimalkan aset dan mendukung ketahanan pangan berkelanjutan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Operasional Pemeliharaan (OP) JIAT, Ghozali Mahmud, ST., MT., menjelaskan bahwa proyek ini bertujuan meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan layanan irigasi bagi petani, terutama di daerah rawan kekeringan.
Proyek yang ditargetkan selesai pada Juni 2025 ini meliputi empat titik di Rote Ndao, lima titik di Sumba Timur, dan lima titik di Sumba Tengah dan Sumba Barat.

Anggaran yang dialokasikan sebesar Rp6 miliar bersumber dari APBN 2025, dengan ruang lingkup pekerjaan meliputi penggantian pompa, konversi energi dari panel surya ke listrik, dan perbaikan jaringan irigasi yang rusak.
Ghozali menjelaskan bahwa pembenahan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengaliran air ke lahan pertanian masyarakat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











