“Saya juga perlu bercerita sedikit, tentang duka yang pernah kami alami. Pernah terjadi kematian di Pulau Tenelai, tepatnya di Dusun Airani Padaleyan. Keluarga yang berduka, berlima, menggunakan sampan untuk menguburkan jenazah di Padaleyan” katanya
Ia mengisahkan saat musibah, mereka terbalik, dan satu nyawa melayang, seorang perempuan bernama Elimlai. Selain itu, banyak anak-anak sekolah juga pernah mengalami kejadian serupa, tenggelam, namun beruntung mendapat pertolongan dari masyarakat.
“Kalau tidak ada pertolongan, pasti lebih banyak lagi korban yang berjatuhan,” tambahnya dengan suara yang bergetar.” Ujarnya.
Oleh karena itu, sebagai Kepala Desa Daiama, ia menghimbau kepada pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat, untuk mempertimbangkan pembangunan jembatan penghubung dari Desa Daiama, khususnya Dusun Bekorlehan, ke Desa Tenelai, yaitu Dusun Padaleyan.
Hal ini sangat penting agar masyarakat merasa aman ketika beraktivitas di desa, dan anak-anak sekolah dapat berjalan dengan lebih baik.”
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
