Dua Turis Austria Tewas di Jembatan Cunca Wulang, Investigasi Polisi Mengarah ke Dugaan Kelalaian Sistemik

file 00000000b05471fa879495d64547d0f9

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan serius: bagaimana sebuah jembatan dengan kerusakan separah itu masih dioperasikan untuk wisatawan, termasuk turis mancanegara?

Retribusi Mengalir, Keselamatan Terabaikan

Investigasi polisi kini mulai mengarah pada aspek tata kelola keuangan dan tanggung jawab kelembagaan. Di lokasi wisata, aparat menemukan adanya pungutan resmi tiket masuk bagi wisatawan.

Dana retribusi itu diketahui mengalir ke kas Pemerintah Desa Cunca Wulang serta Dinas Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat. Namun ironisnya, fasilitas keselamatan dasar justru nyaris tidak tersedia.

Tidak ditemukan papan peringatan bahaya di jalur rawan. Tidak ada standar operasional prosedur (SOP) tertulis mengenai pemeriksaan jembatan. Bahkan wisatawan disebut tidak mendapatkan perlindungan asuransi kecelakaan.

Fakta inilah yang kini menjadi fokus utama penyidik: apakah ada unsur pembiaran dalam pengelolaan objek wisata yang setiap hari menerima kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Kalau ada pungutan resmi, maka harus ada tanggung jawab terhadap keamanan pengunjung. Itu yang sedang kami dalami,” ujar sumber internal penyidik.

Exit mobile version