” Semua pekerjaan berkontrak sampai tanggal 22 Desember 2024. Harapan kami, para penyedia manfaatkan waktu sebaik mungkin agar pekerjaan selesai sesuai kontrak. Sebagai pengelola anggaran, kami tetap komitmen realisasi fisik dan anggaran harus sejalan. Uang tidak boleh melebihi fisik” ungkapnya.
Pembangunan gedung Madrasah di NTT tahun ini mendapat alokasi anggaran senilai 30 miliar rupiah yang bersumber pada anggaran Surat Berharga Syariat Negara (SBSN). Pelaksanaannya dilaksanakan sesuai dengan petunjuk teknis Program Peningkatan Sarana Prasarana Melalui Dana SBSN Tahun Anggaran 2024.
“Harapannya dapat dilaksanakan dengan efisien dan efektif serta dapat dipertanggung jawabkan baik mutu bangunannya” tambahnya.
Adapun lokasi Pembangunan Madrasah meliputi pembangunan Madrasah ( Min) di Kab.TTU, Min 1 Kabupaten Flores Timur, MTsN 2 kabupaten Lembata, RKB Min 6 Alor, RKB Man 2 Alor, RKB Min 1 Ende, RKB MTSN Ngada, RKB MTSN 3 Ende, RKB MTSN Sumba Timur, Asrama MAKN Ende, Lab dan Perpustakaan MAKN Ende
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
