“Teruslah memupuk jiwa atau sifat kesabaran setelah pulang melaksanakan ibadah haji. Karena Haji adalah kegiatan yang banyak membutuhkan kesabaran yang diwarnai dengan ujian dan memerlukan kesabaran” kata Melki.
Lebih lanjut, Gubernur Melki mengatakan kedatangan Jemaah Haji dari Tanah Suci, diharapkan dapat benar-benar menjadi Haji Mabrur dan Mabruroh yang mana hal tersebut bukan hanya sekadar menambah gelar atau meningkatkan status sosial dalam kehidupan bermasyarakat, namun juga menanamkan dan menyebarkan nilai-nilai berbudi luhur bagi sesama.
Tidak lupa, Gubernur NTT juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras membantu menyukseskan kegiatan ibadah Haji dari awal proses perencanaan hingga terlaksananya ibadah Haji.
“saya memberi apresiasi Kepada seluruh jajaran Kementerian Agama baik Tingkat Kanwil maupun Kabupaten/Kota, Juga pada para pimpinan DPRD Provinsi NTT, Forkopimda, Pimpinan Ormas PWNU dan PW Muhamadiyah yang hadir. ” ucap Gubernur NTT.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












