Pertengkaran Orang Tua Berujung Maut, Bayi Tewas Terkena Parang

images 25

Menurut AKP Yeni Setiono, perselisihan tersebut telah berlangsung sejak 3 Januari 2025, menyebabkan Kornalius meninggalkan rumah dan tinggal di rumah saudarinya, Anita Bano, selama 11 hari.

Pada Senin sore, 13 Januari 2025, Kornalius kembali ke rumah. Kehadirannya langsung memicu pertengkaran hebat dengan Deningsi. Pertengkaran tersebut semakin memanas hingga melibatkan tindakan fisik, berupa pelemparan sandal dan penamparan yang dilakukan oleh saudara laki-laki Kornalius.

Situasi semakin tidak terkendali ketika Deningsi, dalam kemarahannya, mengambil sebilah parang dengan niat untuk melukai Kornalius.

Dalam kondisi ruangan yang gelap, Kornalius yang saat itu menggendong Fera Kristin Junia Bano berusaha menghindar dari serangan Deningsi. Namun, sayangnya, sabetan parang tersebut mengenai kaki bayi Fera, menyebabkan luka parah.

Kornalius segera merebut parang dari tangan Deningsi dan membuangnya. Ia kemudian bergegas membawa anaknya yang terluka parah ke Puskesmas Baun untuk mendapatkan pertolongan medis.

Exit mobile version