“Pencarian kita lakukan dari siang hingga malam hari namun hanya ditemukan sebuah pakaian yang diduga milik korban. Karena sudah larut malam dan situasi tidak memungkinkan, pencarian dihentikan sementara dan kita rencanakan dilanjutkan senin pagi”jelas Kapolsek Tastim.
Keesokan harinya, senin (27/01/2025), aparat gabungan dari Polsek Tastim, Brimob, Basarnas dan Samapta Polres Belu, melakukan pencarian korban dengan berjalan kaki menyisir bantaran sungai dan bendung Haektrit dengan menggunakan perahu karet.
Akibat cuaca buruk, Pencarian korban yang dilakukan dari pagi hingga sore hari terpaksa dihentikan dan keesokan harinya selasa (28/01/2025), korban akhirnya ditemukan di sungai yang cukup jauh dari lokasi awal kejadian dalam kondisi meninggal dunia.
Potret Aparat Polsek Tasifeto Timur bersama Brimob dan Basarnas saat melakukan pencarian korban yang terseret banjir di Bendung Haekrit senin (27/01/2025).(“/Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
