Ia menjelaskan, khitanan massal bukan hanya pelayanan kesehatan, tetapi juga investasi jangka panjang dalam membentuk generasi yang sehat, disiplin, dan bertanggung jawab.
Selain memberikan manfaat kesehatan, khitan juga memiliki nilai keagamaan dan pembentukan karakter.
Serena turut mengapresiasi peserta dewasa yang ikut dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, hal itu menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
Pelaksanaan khitanan massal yang bertepatan dengan masa libur sekolah, lanjutnya, dilakukan agar peserta memiliki waktu pemulihan yang cukup tanpa mengganggu kegiatan belajar.
Seluruh proses khitan ditangani oleh tenaga medis profesional sehingga keamanan dan kualitas pelayanan tetap terjamin.
Wakil Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kupang selaku penyelenggara, tim medis, relawan, serta seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan, termasuk Imam dan Pengurus Masjid Al-Mutazam Namosain yang menyediakan lokasi pelaksanaan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
