“Jika tidak direncanakan dengan baik, peningkatan kelahiran bisa berdampak pada meningkatnya kemiskinan dan stunting. Karena itu, penguatan fungsi keluarga menjadi sangat penting,” ujarnya.
Selain penguatan keluarga, Gubernur juga menyoroti pentingnya validitas data dalam penanganan stunting dan kemiskinan.
Ia menilai, ketidaktepatan data selama ini menjadi salah satu hambatan utama dalam penyaluran program dan bantuan pemerintah.
“Data harus akurat. Dengan data yang tepat, intervensi pemerintah bisa lebih efektif dan benar-benar menyentuh keluarga yang membutuhkan,” katanya
Gubernur Melki berharap Rakorda ini menghasilkan langkah konkret dan kolaborasi kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.
Fokus utamanya, kata dia, adalah memperkuat keluarga sebagai garis depan dalam menciptakan generasi sehat, produktif, dan bebas stunting.
Bangga Kencana: Pilar Menuju Indonesia Emas 2045
Sementara itu, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi NTT, Faisal Fahmi, menegaskan bahwa Program Bangga Kencana merupakan pilar strategis pembangunan nasional.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
