file_0000000045ac81fab54dfe29d6d4bbe8
previous arrow
next arrow

Kesaksian Haru Dua Pejuang Eks Timor Timur: Akhirnya Memiliki Rumah Sendiri

Avatar photo
file 00000000c9648211837c3372c5bfbd3c

Manuel berharap keluarganya dapat segera menempati rumah tersebut dan menjalani kehidupan baru dengan lebih baik.

Rumah yang kini berdiri kokoh menjadi tempat pulang bagi keluarga besarnya, sementara harapan mendapatkan lahan menjadi bagian dari perjuangan berikutnya.

file 00000000c9648211837c3372c5bfbd3c

Dari Kunci Rumah Menuju Kehidupan Baru

Kisah Dinche dan Manuel menunjukkan bahwa pembangunan rumah bukan hanya tentang membangun bangunan fisik.

Di balik dinding, pintu dan atap rumah, ada keluarga yang menggantungkan harapan untuk masa depan.

Bagi Dinche, rumah berarti kebebasan untuk tidak lagi menumpang di rumah keluarga sekaligus menjadi aset untuk membangun usaha anaknya.

Bagi Manuel, rumah menjadi tempat berkumpul bagi keluarga besarnya yang berjumlah 18 anak. Namun, ia masih berharap memiliki lahan agar dapat kembali bertani dan memenuhi kebutuhan keluarganya.

Keduanya memiliki cerita berbeda, tetapi bertemu dalam satu rasa yang sama: syukur dan terima kasih kepada pemerintah.

Penyerahan 645 unit rumah pada tahap kelima sekaligus menjadi tahap terakhir program tersebut bukan sekadar seremoni penyerahan kunci.

Baca Juga :  Akses Jalan Menuju Sekolah Rakyat Mulai Dibenahi, Warga Senang: Ekonomi dan Transportasi Kini Semakin Lancar