file_0000000045ac81fab54dfe29d6d4bbe8
previous arrow
next arrow

Kesaksian Haru Dua Pejuang Eks Timor Timur: Akhirnya Memiliki Rumah Sendiri

Avatar photo
file 00000000c9648211837c3372c5bfbd3c

Sebagai petani, Manuel selama ini mengandalkan lahan pertanian untuk menghidupi keluarganya.

Ia berharap ada dukungan berupa lahan yang dapat digunakan untuk menanam berbagai kebutuhan pangan sekaligus menjadi sumber pendapatan keluarga.

“Kami minta kalau bisa diberikan sedikit lahan untuk kami berusaha. Kami mau menanam sayuran, jagung dan tanaman lainnya. Bertani adalah sumber kehidupan kami,” ungkapnya.

Menurut Manuel, memiliki rumah yang bagus memang menjadi kebahagiaan besar. Tetapi bagi keluarga besar yang berjumlah 18 anak, kehidupan tetap harus ditopang dengan pekerjaan dan usaha.

“Kalau rumah sudah bagus, kami berterima kasih. Sekarang kami ingin berusaha supaya bisa hidup dan menghidupi keluarga,” katanya.

Rumah Bukan untuk Dijual

Manuel memastikan rumah yang diberikan pemerintah akan dijaga dan dimanfaatkan untuk keluarganya.

Ia tidak memiliki rencana untuk menjual rumah tersebut.

Baginya, rumah itu merupakan tempat berkumpul dan membangun masa depan bersama keluarga.

“Ini sudah diberikan kepada kami. Jadi kami harus jaga dan manfaatkan untuk kehidupan keluarga. Kami tidak berpikir untuk menjualnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Bukti Nyata Sinergi Kemen PU, Pemkab Kupang dan Kajati NTT serahkan 403 Unit Rusus kepada Eks Pejuang Tim-Tim