Jalan Panjang Diana Takaeb, Dari Bangku STM Hingga Memimpin Proyek Jalan di Flores

file 00000000800471fa95313b3d9c7bf171

tv-beritakota.com , INSPIRASI .—- Pagi baru saja pecah di Flores ketika deru mesin mulai terdengar dari kejauhan. Debu terangkat perlahan oleh roda alat berat. Di tengahnya, seorang perempuan berdiri menatap bentangan jalan yang belum sepenuhnya rampung.

Helm proyek menutup sebagian wajahnya, tetapi sikapnya tegas. Ia tahu persis apa yang sedang dikerjakan, dan ke mana arah pekerjaan itu harus dibawa.

Di lokasi seperti inilah, jalan panjang Diana Takaeb,S.ST menemukan maknanya.

Sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.1 Provinsi Nusa Tenggara Timur di BPJN NTT, Diana bukan hanya mengawasi pekerjaan.

Ia mengambil keputusan—sering kali di bawah tekanan waktu, kondisi lapangan, dan ekspektasi yang tidak kecil.

“Memikul tanggung jawab sebagai PPK itu berat,” katanya suatu waktu, dengan nada datar yang justru menegaskan pengalaman panjangnya.

Dari Gambar Bangunan ke Lapangan Nyata

Jalan yang ia tempuh menuju posisi itu tidak dibangun dalam semalam. Diana memulainya dari ruang kelas STM Negeri 2 Kupang pada awal 1990-an, ketika pilihan perempuan di bidang teknik belum sebanyak sekarang.

Exit mobile version