Jalan Panjang Diana Takaeb, Dari Bangku STM Hingga Memimpin Proyek Jalan di Flores

file 00000000800471fa95313b3d9c7bf171

Namun di balik itu, ada jejak yang tidak selalu terlihat—jejak ketekunan, konsistensi, dan pilihan untuk tidak menyerah pada batasan.

“Seorang perempuan harus terus belajar dan berdedikasi membangun negeri dengan hati,” kata Diana.

Kalimat itu tidak terdengar seperti penutup. Ia lebih menyerupai prinsip yang terus berjalan, seperti jalan yang ia bangun—memanjang, menghubungkan, dan membuka kemungkinan.

Jalan panjang Diana Takaeb menjadi gambaran bahwa pembangunan tidak mengenal batas gender.

Dari bangku STM hingga memimpin proyek di lapangan, ia membuktikan bahwa ketekunan, integritas, dan profesionalisme adalah kunci utama.

Di tengah jalan-jalan yang terus dibangun di Flores, ada jejak yang mungkin tak selalu terlihat—jejak seorang perempuan yang memilih untuk terus melangkah. ( Pascal )

Exit mobile version