“Bukan hanya Labuan Bajo. Sepanjang Flores Utara punya potensi besar yang bisa kita kembangkan,” jelasnya.
Terkait pendanaan, pemerintah telah menyiapkan desain teknis senilai kurang lebih Rp150 miliar, yang akan diusulkan pada anggaran tahun 2026–2027.
AHY juga menegaskan pentingnya penataan ruang yang tertib agar pembangunan berlangsung berkelanjutan.
“Tata ruang harus menjadi panglima. Tanpanya, pembangunan bisa semrawut dan berisiko menimbulkan bencana,” tegasnya.
Kunjungan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma; Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi; Anggota Komisi X DPR RI Anita Jacoba Gah; Dirjen Bina Marga, Roy Rizali Anwar; Kepala BPJN NTT, Janto serta jajaran Satker, dan PPK BPJN NTT
Menko AHY turut didampingi oleh Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang, Nazib Faizal; Staf Khusus Bidang Manajemen dan Kerja Sama Antar Lembaga, Agust Jovan Latuconsina; Staf Khusus Bidang Hukum dan Regulasi, Sigit Raditya; serta Tenaga Ahli Menteri, Ahmad Khoirul Umam dan Yudhi Prasetyo.(“/Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












