Preservasi Jalan dan Penanganan Longsoran di Perbatasan NTT Melaju Pesat, PPK 2.5 Siapkan Empat Usulan Ruas Program IJD

file 00000000b08c8209b5e12ff21fd4d7e6

tv-beritakota com, ATAMBUA– Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.5 terus menggenjot pelaksanaan preservasi jalan nasional sekaligus penanganan titik-titik longsoran di wilayah perbatasan Kabupaten Belu dan Malaka.

Hingga akhir Juli 2026, seluruh paket pekerjaan menunjukkan progres positif dengan realisasi fisik yang melampaui target rencana.

PPK 2.5 Provinsi NTT, Ir. Roberto, saat ditemui di Kupang, Sabtu (1/8/2026), mengatakan percepatan pekerjaan dilakukan untuk memastikan konektivitas jalan nasional di kawasan perbatasan Indonesia–Timor Leste tetap terjaga, sekaligus meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

“Seluruh paket pekerjaan berjalan dengan baik. Kami terus melakukan percepatan agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat, terutama pada ruas-ruas strategis yang menjadi jalur utama distribusi barang, jasa, dan mobilitas masyarakat di wilayah perbatasan,” ujar Roberto.

Ia menjelaskan, pada tahun anggaran 2026, PPK 2.5 menangani lima paket pekerjaan yang terdiri dari dua paket preservasi jalan dan tiga paket penanganan longsoran dengan total nilai anggaran sekitar Rp96,32 miliar.

Exit mobile version