“Jika tidak ada kendala cuaca, kami menargetkan bisa mengaspal sepanjang satu kilometer sebelum Natal,” ujar Franky saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (20/12/2025).
Menurut Franky, berbagai langkah percepatan telah dilakukan. Dengan dukungan sumber daya manusia yang memadai serta kesiapan sarana dan prasarana dari rekanan pelaksana, pihaknya optimistis proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengabaikan mutu dan kualitas pekerjaan.
Ia menjelaskan bahwa masa kontrak proyek akan berakhir pada 31 Desember 2025. Namun, apabila hingga batas waktu tersebut pekerjaan belum rampung, kontraktor masih dimungkinkan memperoleh tambahan waktu sesuai ketentuan yang berlaku, dengan konsekuensi denda keterlambatan.
“Pekerjaan saat ini masih dalam kondisi on progress dan terus kami pantau secara ketat,” tambahnya.
Terkait keluhan sebagian masyarakat mengenai berkurangnya panjang ruas jalan yang ditangani, Franky menegaskan bahwa hal tersebut merupakan dampak dari kebijakan optimasi anggaran yang diterapkan oleh Kementerian PU.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












