“Jalan ini lebih diarahkan untuk mendukung aktivitas pertanian masyarakat Desa Raknamo, termasuk akses perkebunan dan jalur inspeksi pengairan,” ujarnya.
Pekerjaan dilaksanakan oleh PT.Hutama Mitra Nusantara (HMN) dengan titik awal penanganan dimulai dari kawasan Gereja hingga menuju wilayah BLUD. Selain pengaspalan, proyek juga mencakup pekerjaan agregat, pembangunan saluran drainase, serta pemasangan enam unit gorong-gorong berukuran besar dan kecil.
“Existing jalan saat ini masih berupa jalan tanah sehingga membutuhkan peningkatan struktur jalan dan beberapa pembangunan deker maupun gorong-gorong,” katanya.
Meski masa kontrak ditetapkan selama enam bulan, pihak BPJN NTT optimistis pekerjaan dapat dirampungkan lebih cepat.
“Kami optimis kemungkinan empat bulan sudah bisa selesai,” tambah Paul.
Pembangunan akses jalan Raknamo ini juga menjadi perhatian Kementerian PU pasca kunjungan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, saat audiensi dengan para petani penerima manfaat Daerah Irigasi (DI) Raknamo di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat (19/9).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
