“Apabila terjadi kerusakan selama masa pemeliharaan, kontraktor wajib melakukan perbaikan,” tambahnya.
Tak hanya mendukung akses wisata, kehadiran jalan ini juga membawa perubahan signifikan bagi aktivitas masyarakat.
Jalan yang sebelumnya hanya memiliki lebar sekitar 3 meter, kini telah diperlebar menjadi 5,5 meter, lengkap dengan bahu jalan, sehingga pengguna jalan dapat melintas dengan lebih aman dan nyaman.
“Program IJD ini sudah lama dinantikan masyarakat. Manfaatnya sangat terasa, baik untuk kelancaran transportasi, peningkatan ekonomi, maupun pengembangan pariwisata,” ujar Diana.
Dalam pelaksanaannya, proyek IJD Jalan Lingkar Luar–Batu Gosok dikerjakan oleh PT Anugrah Nuansa Kasih (ANK) sebagai kontraktor pelaksana.
Sementara itu, pengawasan pekerjaan dilakukan oleh PT Gunung Giri Engineering Consultant yang bekerja sama dalam KSO dengan PT Mitrapacific Consulindo International dan PT Anugrah Ezzy Perkasa.
Dengan rampungnya proyek ini, Jalan Lingkar Luar–Batu Gosok diharapkan menjadi salah satu infrastruktur penunjang utama dalam mendukung Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata unggulan nasional dan internasional. (Tom)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
