NTT Usulkan 19.543 Rumah Tidak Layak Huni untuk Program BSPS, Siap Dukung Target 3 Juta Rumah Presiden

file 000000005e28720ba167353a5ccbc26c

Alokasi BSPS NTT Capai 12 Ribu Unit

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Nusa Tenggara II, Soemin Kase, S.T.,M.Si mengatakan program BSPS merupakan bagian dari program strategis nasional yang menjadi prioritas Presiden.

Menurut Soemin, berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, alokasi bantuan BSPS untuk NTT pada tahun 2026 mencapai sekitar 12.000 unit rumah.

“Kalau dibagi ke 22 kabupaten/kota di NTT, rata-rata setiap daerah bisa mendapatkan lebih dari 500 unit rumah. Ini tentu akan sangat membantu mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di NTT,” ujarnya.

Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Provinsi NTT yang telah menyerahkan data calon penerima bantuan dan meminta pemerintah kabupaten/kota segera berkoordinasi untuk mempercepat proses verifikasi lapangan.

Soemin juga mengungkapkan bahwa Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman berencana melakukan kunjungan kerja ke NTT dalam waktu dekat. Kunjungan tersebut diharapkan dapat membuka peluang tambahan program dan bantuan perumahan bagi masyarakat NTT.

Exit mobile version