IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Jembatan Operasional Bendungan Wairita Permudah Pelayanan dan Dukung Ketahanan Air di Sikka

Avatar photo
file 0000000095a071fdbc2112d886c208c3

Kondisi tersebut membuat suplai air untuk lahan pertanian masyarakat tetap terjaga. Saat ini, Bendungan Wairita melayani sekitar 60 hektare area irigasi dan membantu kebutuhan air masyarakat di wilayah sekitar.

Dengan ketersediaan air yang stabil, petani bahkan berpeluang melakukan pola tanam lebih dari satu kali dalam setahun. Selain padi, masyarakat juga memanfaatkan lahan untuk menanam jagung, kacang-kacangan, dan tanaman palawija lainnya.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

“Karena air terus tersedia, masyarakat bisa tanam lebih dari sekali. Waktu kami ke sana, masyarakat sedang tanam jagung dan kacang,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam menjaga jaringan irigasi. Menurutnya, warga rutin melakukan gotong royong membersihkan saluran air dan mengangkat material kayu maupun sedimentasi yang menghambat aliran air.

“Kesadaran masyarakat cukup tinggi untuk menjaga jaringan irigasi agar distribusi air tetap lancar,” katanya.

Secara teknis, Bendungan Wairita memiliki luas daerah tangkapan air sekitar 11,50 kilometer persegi dengan elevasi muka air normal pada posisi 75,67 meter dpl. Infrastruktur ini juga dilengkapi spillway tipe pelimpah samping dengan kapasitas 174 meter kubik per detik.

Baca Juga :  Proyek Jalan Hurung-Ilepati-Demondei Capai 52%, Pengaspalan dan Bangunan Pelengkap Dikebut