“Masyarakat sebagai pengawas itu baik, tapi jangan langsung mengarah ke dugaan korupsi. Semua pekerjaan kami jalankan sesuai kontrak,” tambahnya.
Saat ini, lanjut Richard, kondisi jalan pada kedua paket tersebut telah dalam keadaan baik dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Ia juga memastikan akan mendokumentasikan kondisi terbaru di lapangan sebagai bentuk transparansi kepada publik.
“Kondisi jalan sudah mulus. Nanti kami lengkapi dengan foto dan video terbaru di lapangan sebagai klarifikasi,” pungkasnya.
Selain paket pekerjaan ruas jalan Mauponggo–Ngera–Puuwada 1, paket Mauponggo–Ngera–Puuwada 2 justru telah lebih dulu diselesaikan.
Paket ini bahkan sudah melalui tahap serah terima sementara atau Provisional Hand Over (PHO) pada 14 Februari 2026.
Hadirnya ruas jalan Mauponggo–Nagera–Puuwada membawa optimisme baru bagi masyarakat. Menghubungkan Kecamatan Mauponggo dan Keo Tengah, jalan ini menjadi akses vital bagi lima desa dengan jumlah penduduk sekitar 7 ribu jiwa yang selama puluhan tahun hidup dalam keterbatasan infrastruktur.(Paskal)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
