Pelebaran jalan dilakukan sesuai standar, yakni lebar badan jalan 5,5 meter ditambah bahu jalan di kedua sisi. Langkah ini dinilai penting untuk menunjang keselamatan dan kenyamanan mobilitas masyarakat.
“Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Kementerian PU, dan BPJN NTT yang sudah memperbaiki jalan kami yang rusak puluhan tahun,” tambahnya.
Meski saat ini rehabilitasi baru dilakukan pada ruas Jalan Molo Sunjam, Elyakim berharap dua ruas lainnya—Jalan Titus Nau dan Jalan Molo Oetun—dapat menyusul untuk diperbaiki pada tahun-tahun mendatang agar konektivitas wilayah semakin optimal.
Pantauan media di lokasi pekerjaan menunjukkan aktivitas alat berat yang terus bekerja melakukan pemadatan agregat A. Beberapa segmen jalan bahkan telah diaspal hotmix.
Warga setempat terlihat aktif mengawasi proses pekerjaan, dengan harapan besar agar jalan ini segera rampung dan dapat dimanfaatkan sepenuhnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
