Imbas Perubahan Lokasi Huntap di Flotim, BPJN NTT usul penambahan Panjang jalan ke Pusat

IMG 20260214 123149
Oplus_1024

tv-beritakota.com, FLOTIM- Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Nusa Tenggara Timur (BPJN NTT) merespons perubahan lokasi pembangunan akses jalan menuju Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur.

Perubahan lokasi baru yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah Flores Timur ini berdampak langsung pada penambahan panjang ruas jalan yang harus ditangani.

Sebelumnya, proyek pembangunan akses jalan Huntap telah berkontrak pada Desember 2025 dengan skema Multi Years Contract (MYC) sepanjang 8,3 kilometer.

Namun, setelah adanya penyesuaian lokasi menuju titik baru di Desa Kuhe, panjang jalan yang perlu dibangun bertambah 1,9 kilometer. Dengan demikian, total penanganan kini mencapai 10,2 kilometer.

Kepala Satuan Kerja P2JN NTT, Andria Muharami Fitra, ST, M.Eng.Sc menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Pusat terkait usulan penambahan ruas jalan tersebut.

Saat ini, pekerjaan tetap berjalan sesuai kontrak awal, namun belum menjangkau titik lokasi baru.

Exit mobile version