Khusus untuk material aspal, seluruh pekerjaan IJD tahun 2026 menggunakan aspal Buton atau Asbuton.
Menurut Janto, koordinasi dengan distributor telah dilakukan bersama pemerintah pusat untuk menyampaikan kebutuhan material bagi pelaksanaan seluruh paket pekerjaan di NTT.
“Kami sudah menyampaikan kebutuhan kami kepada distributor. Kami berharap komitmen mereka terkait kebutuhan di NTT dapat dipenuhi,” jelasnya.
Ia juga meminta penyedia jasa segera melaporkan kepada BPJN NTT apabila mengalami keterbatasan pasokan BBM maupun material yang berpotensi menghambat pelaksanaan pekerjaan.
Dengan demikian, berbagai kendala dapat diantisipasi dan dicarikan solusi bersama agar pelaksanaan program IJD 2026 di NTT berjalan optimal.
BPJN NTT berharap seluruh paket pekerjaan dapat terlaksana sesuai jadwal, memenuhi standar mutu konstruksi, serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan konektivitas dan aksesibilitas jalan daerah di Nusa Tenggara Timur. (Tom)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














