Di wilayah NTT, alat-alat tersebut sangat dibutuhkan untuk mendukung operasional bendungan strategis seperti Bendungan Tilong, Raknamo, dan Rotiklot, termasuk dalam penanganan sedimentasi akibat material lumpur bawaan musim hujan.
Nahason menjelaskan, salah satu alat penting yang masih dibutuhkan di NTT adalah dredger atau alat pengeruk sedimen waduk.
“Sedimen yang terbawa saat musim hujan akan tertampung di waduk dan harus dibersihkan agar kapasitas tampungan tetap terjaga. Karena itu keberadaan alat pendukung sangat penting,” katanya.
Ia menekankan, pembangunan hanggar bukan sekadar tempat parkir alat berat, melainkan pusat pengendalian aset negara.
Di dalam hanggar nantinya seluruh alat berat akan dicatat secara administratif, mulai dari jam operasional, kondisi alat sebelum dan sesudah digunakan, hingga jadwal pemeliharaan berkala.
“Kalau alat selesai dipakai harus kembali ke workshop dalam keadaan bersih. Semua dicatat, termasuk jam operasinya. Itu penting untuk mengetahui kondisi alat dan menentukan kapan dilakukan perawatan,” jelasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












