tv-beritakota.com (Labuan Bajo,NTT) – Dalam kunjungan kerja ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kampung Ujung, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Jumat (25/7/2025), Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, menyampaikan perhatian serius terkait kontribusi kapal-kapal Pinisi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).
Wagub mempertanyakan retribusi dari kapal-kapal Pinisi yang selama ini beroperasi dan berlabuh di perairan Labuan Bajo.
“Kapal-kapal Pinisi yang beroperasi dan berlabuh hingga saat ini belum memberikan kontribusi nyata terhadap PAD,” tegas Wagub Johni Asadoma.
Wagub Joni menjelaskan bahwa kapal-kapal yang berlabuh dalam radius 12 mil laut menjadi dasar bagi Pemerintah Provinsi NTT untuk memungut retribusi.
Hal ini menunjukkan perlunya kajian ulang terhadap kewenangan pemerintah provinsi terkait kapal wisata dan Taman Nasional Komodo (TNK).
“Sebagai pemilik wilayah, kita memiliki tanggung jawab dan hak untuk mendapatkan kontribusi melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP),” tegasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
