“Kita masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah diantaranya persentase penduduk miskin yang berada di angka 20 persen, kemudian miskin ekstrem 28 persen dan Stunting 37 persen ditahun lalu sehingga dengan hadirnya program swasembada pangan, harapannya kita bisa menyelesaikan hal-hal tersebut” kata Andriko.
” kami laporkan bahwa lahan basah 300 Ribu Hektar dan Presiden ke-7 Joko Widodo sudah membangun 7 Bendungan di NTT, sehingga saat Beliau meresmikan Bendungan Temef Ia mengatakan bahwa yang dibutuhkan NTT adalah air dan sekarang kita membangun air,” tambahnya
Andriko menambahkan, selain 300 Ribu Hektar lahan basah, masih terdapat 123 Ribu Hektar lahan basah yang bisa dicetak sawah karena didukung ketersediaan irigasi di daerah ini.
“Kita juga memiliki 4 Juta Hektar lahan kering, ketika kunjungan Presiden Prabowo di acara pembukaan Sidang Tanwir dan Milad ke-112 Muhammadiyah di Kupang (4/12/2024) waktu lalu, sudah kami sampaikan bahwa kami juga ingin lahan kering dimaksimalkan dengan memperbanyak pembangunan embung. Presiden telah menyampaikan persetujuannya dan melalui kehadiran Bapak Mentan hari ini kiranya hal tersebut dapat segera terlaksana,” tambahnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














