file_0000000045ac81fab54dfe29d6d4bbe8
previous arrow
next arrow

Swasembada Pangan: Mentan RI Minta NTT Optimalkan Irigasi Pertanian

Avatar photo
IMG 20250125 WA0024

“Kita masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah diantaranya persentase penduduk miskin yang berada di angka 20 persen, kemudian miskin ekstrem 28 persen dan Stunting 37 persen ditahun lalu sehingga dengan hadirnya program swasembada pangan, harapannya kita bisa menyelesaikan hal-hal tersebut” kata Andriko.

” kami laporkan bahwa lahan basah 300 Ribu Hektar dan Presiden ke-7 Joko Widodo sudah membangun 7 Bendungan di NTT, sehingga saat Beliau meresmikan Bendungan Temef Ia mengatakan bahwa yang dibutuhkan NTT adalah air dan sekarang kita membangun air,” tambahnya

Andriko menambahkan, selain 300 Ribu Hektar lahan basah, masih terdapat 123 Ribu Hektar lahan basah yang bisa dicetak sawah karena didukung ketersediaan irigasi di daerah ini.

“Kita juga memiliki 4 Juta Hektar lahan kering, ketika kunjungan Presiden Prabowo di acara pembukaan Sidang Tanwir dan Milad ke-112 Muhammadiyah di Kupang (4/12/2024) waktu lalu, sudah kami sampaikan bahwa kami juga ingin lahan kering dimaksimalkan dengan memperbanyak pembangunan embung. Presiden telah menyampaikan persetujuannya dan melalui kehadiran Bapak Mentan hari ini kiranya hal tersebut dapat segera terlaksana,” tambahnya.

Baca Juga :  Realisasi PAD NTT Masih Jauh dari Target, Wagub Minta OPD Jangan Bekerja Biasa-Biasa Saja