Pentingnya Transformasi Pertanian Tradisional Ke Modern Di TTS 

IMG 20241201 WA0002

Selanjutnya Pj. Gubernur Andriko juga mengapresiasi langkah pemerintah TTS dalam membuat kebijakan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) untuk dapat mengantisipasi apabila suatu waktu terjadi bencana seperti banjir dan lainnya.

“Saya senang karena pak Bupati menginisiasi setiap kecamatan memiliki lumbung pangan. Seperti kemarin kejadian di Lewotobi tiba-tiba ada erupsi gunung berapi, dan salah satu yang dibutuhkan pertama adalah pangan sehingga selain lumbung pangan masyarakat itu juga harus ada yang namanya Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD), sehingga kita dapat memanfaatkan cadangan pangan yang telah disediakan di masing-masing wilayah dalam kabupaten dalam menghadapi situasi-situasi bencana,” ujar Andriko.

Penjabat Bupati TTS, Seperius Edison Sipa dalam laporannya menyampaikan bahwa lahan pertanian di kabupaten TTS memiliki jenis lahan basah sebesar 10,339 ha, dengan lahan fungsional sebesar 7.540 Ha sisa 2.799 Ha, sedangkan lahan kering dengan lahan potensi sebesar 207,528 Ha dengan lahan Fungsional 147.390 Ha sisa 60.138 Ha dengan total keseluruhan potensial lahan basah dan lahan kering 217,867 Ha dengan total fungsional lahan basah dan kering sebesar 154,930 Ha dengan sisa 62,937 Ha.

Exit mobile version