
Namun demikian, Choirun juga mengakui adanya tantangan dalam penerapan GCG di perusahaan, di antaranya: Kurangnya komitmen dari pimpinan perusahaan.
Budaya perusahaan yang belum sepenuhnya mendukung GCG.
Kurangnya sumber daya yang memadai untuk implementasi GCG.
Ketidakpastian dalam regulasi dan peraturan yang terkait. Adanya resistensi terhadap pengawasan dan kontrol yang lebih ketat. Serta Permasalahan dalam pengelolaan konflik kepentingan.
Oleh karena itu, Asdatun menekankan perlunya strategi pencegahan korupsi melalui penerapan GCG, yang meliputi:
✓ Penguatan sistem dan regulasi internal perusahaan.
✓Peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap aspek kegiatan.
✓Penerapan whistleblowing system (sistem pelaporan pelanggaran).
✓Pelaksanaan audit dan pengawasan yang ketat dan berkala.
✓Pembentukan dan penguatan budaya integritas di seluruh tingkatan perusahaan.
✓Serta Pengelolaan konflik kepentingan yang efektif dan transparan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












