IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pelindo Terminal Petikemas Kupang: Perkuat Tata Kelola Perusahaan yang Baik Melalui Sosialisasi GCG dan WBS

Avatar photo
IMG 20250917 WA0003
IMG20250916133605
Choirun Parapat, S.H., M.H., selaku Asdatun Kejati NTT

Namun demikian, Choirun juga mengakui adanya tantangan dalam penerapan GCG di perusahaan, di antaranya: Kurangnya komitmen dari pimpinan perusahaan.
Budaya perusahaan yang belum sepenuhnya mendukung GCG.
Kurangnya sumber daya yang memadai untuk implementasi GCG.
Ketidakpastian dalam regulasi dan peraturan yang terkait. Adanya resistensi terhadap pengawasan dan kontrol yang lebih ketat. Serta Permasalahan dalam pengelolaan konflik kepentingan.

Oleh karena itu, Asdatun menekankan perlunya strategi pencegahan korupsi melalui penerapan GCG, yang meliputi:
✓ Penguatan sistem dan regulasi internal perusahaan.
✓Peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap aspek kegiatan.
✓Penerapan whistleblowing system (sistem pelaporan pelanggaran).
✓Pelaksanaan audit dan pengawasan yang ketat dan berkala.
✓Pembentukan dan penguatan budaya integritas di seluruh tingkatan perusahaan.
✓Serta Pengelolaan konflik kepentingan yang efektif dan transparan.

Baca Juga :  Posko Terpadu Angkutan Laut Lebaran 2026 Resmi Dibuka: Keselamatan Pelayaran Jadi Prioritas