Untuk mendorong hal tersebut, Pemprov NTT mengembangkan berbagai program strategis, seperti OVOP (One Village One Product) yang berkembang menjadi OCOP (One Community One Product) dan OSOP (One School One Product), penguatan NTT Mart, serta pendampingan dan perluasan akses pasar bagi produk-produk lokal.
Pemerintah Provinsi NTT juga terus membuka ruang partisipasi publik melalui berbagai mekanisme, seperti Meja Rakyat, koordinasi rutin dengan para kepala daerah, serta dukungan terhadap program nasional, termasuk pembangunan industri garam di Kabupaten Rote Ndao.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur Melki mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat kolaborasi.
“NTT hanya bisa maju jika dibangun bersama. Mari kita rawat persahabatan, perkuat dialog, dan terus berkolaborasi,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI sekaligus Gubernur NTT periode 2018–2023, Viktor Bungtilu Laiskodat, menekankan bahwa pembangunan daerah tidak bisa berjalan optimal tanpa didukung riset dan penelitian yang berkelanjutan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
