IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Maraknya Calo Tiket Di Pelabuhan. INSA Kupang: Ancam Investasi Maritim di NTT

Avatar photo
IMG20250225184520

“Sebagai pengusaha, kami merasa rugi karena kapal kami digunakan tanpa membayar tiket kepada kami, tetapi kepada oknum,” ujar Yusak, mengungkapkan keresahannya.

INSA Kupang- NTT, menurut Yusak, memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga agar iklim investasi maritim di NTT tetap kondusif. Oleh karena itu, INSA  mengharapkan dukungan aparat penegak hukum dan seluruh pihak terkait untuk bertindak tegas terhadap oknum-oknum yang melakukan praktik percaloan tiket. Praktik tersebut dinilai sangat meresahkan dan merugikan masyarakat di pelabuhan.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Yusak juga menyampaikan apresiasi kepada pengusaha pelayaran luar NTT yang telah berinvestasi di daerah NTT seperti kehadiran Kapal Darma Lautan Utama (DLU) dan PT Pelayaran Darma Indah dengan empat kapal cepatnya di NTT.

Investasi dengan nilai ratusan miliar yang telah ditanamkan oleh perusahaan-perusahaan tersebut, telah memberikan dampak positif bagi masyarakat NTT.

“Kita beri apresiasi buat Pak Bambang yang punya  DLU dan Pak Asiong yang punya PT Pelayaran Darma Indah yang sudah berinvestasi di NTT. Mari kita dukung investasi maritim di NTT. Dengan hadirnya kapal-kapal dari luar, sudah terbukti membuka banyak lapangan kerja yang terbuka serta peluang ekonomi baru melalui jalur ekspedisi,” kata Yusak.

Baca Juga :  Terminal Petikemas Kupang Siap Layani Lonjakan Arus Barang Jelang Natal dan Tahun Baru