IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Maraknya Calo Tiket Di Pelabuhan. INSA Kupang: Ancam Investasi Maritim di NTT

Avatar photo
IMG20250225184520

Yusak, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kadin NTT bidang Investasi dan Maritim, mengakui bahwa menarik investasi di sektor maritim NTT sangatlah sulit. Hal ini disebabkan karena NTT bukanlah pasar komersial yang besar dan menjanjikan peluang bisnis yang signifikan.

“Saya mendapat data dari Kapal Darma Lautan Utama (DLU). Kapal ini hanya memiliki load factor atau penumpang yang terisi hanya 20-30 persen. Sedangkan untuk break even point kita membutuhkan 60 persen. Artinya, owner ini sudah berkorban melayani rute yang rugi. Kalau mereka sudah rugi untuk NTT, jangan lagi ada oknum pelabuhan yang menambah kerugian mereka,” tegas Yusak.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Lebih lanjut Yusak menjelaskan bahwa minimnya jumlah kapal swasta yang beroperasi di NTT disebabkan oleh iklim investasi maritim yang tidak kondusif. Ia menduga praktik percaloan tiket yang dilakukan oleh oknum di pelabuhan sebagai salah satu faktor utama yang menyebabkan hal tersebut. Praktik ini tidak hanya merugikan para pengusaha, tetapi juga merugikan negara dan masyarakat luas.

Baca Juga :  Pertamina Masuk Global Top Rated Industry,: Mampu Pertahankan Tingkat Risiko ESG