tv-beritakota.com, Alor – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, menyoroti serius persoalan infrastruktur jalan yang masih menjadi penghambat utama pembangunan di wilayah kepulauan, khususnya Kabupaten Alor.
Hal itu disampaikannya dalam pertemuan bersama Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI di Aula Rumah Jabatan Bupati Alor, Senin (13/4) malam.
Menurutnya, keterbatasan fiskal daerah membuat pembangunan infrastruktur di wilayah 3T berjalan lambat, padahal kebutuhan masyarakat semakin mendesak.
“Alor memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Timor Leste. Namun, kondisi jalan yang belum memadai menjadi kendala utama dalam distribusi hasil pertanian dan mobilitas masyarakat,” tegasnya.
Ia menjelaskan, kondisi jalan yang rusak dan belum terhubung secara optimal menyebabkan biaya logistik tinggi, waktu tempuh panjang, serta menurunnya daya saing produk lokal.
Akibatnya, potensi ekonomi daerah, khususnya sektor pertanian dan perikanan, belum berkembang maksimal.
Untuk itu, Pemerintah Provinsi NTT mengusulkan sejumlah prioritas pembangunan infrastruktur, di antaranya:
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












