IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Wagub NTT Soroti Pungutan di Sekolah: “Perhatikan Kondisi Ekonomi Orang Tua Siswa”

Avatar photo
IMG 20250703 WA0011

tv-beritakota.com (Kupang, NTT )- Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Johanis Asadoma, memberikan tanggapan tegas terkait maraknya pungutan di sekolah-sekolah SMA/SMK dan Madrasah di seluruh Provinsi NTT.

Isu ini mencuat setelah beredarnya informasi mengenai pungutan di SMA Negeri 5 Kota Kupang sebesar Rp2,2 juta per siswa, serta laporan yang disampaikan oleh Ombudsman NTT.

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

“Jika memang harus ada pungutan, jangan disamaratakan. Perhatikan latar belakang orang tua siswa. Lihat kondisi ekonomi orang tua siswa. Kita harus lebih berempati kepada siswa-siswa kita,” tegas Wagub Asadoma.

Pernyataan ini disampaikan dalam pertemuan penting bersama para Kepala SMAN/SMKN se-Kota Kupang yang berlangsung di Ruang Rapat Gubernur pada Rabu, 2 Juli 2025.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, beserta jajarannya, serta Asisten Sekda dan para Staf Ahli Gubernur.

Dalam pertemuan tersebut, Wagub Asadoma meminta klarifikasi langsung dari Kepala SMAN 5 Kupang, Veronika Wawo, terkait pungutan yang dilakukan oleh pihak sekolah terhadap para siswa.

Baca Juga :  Progres Fisik Lanjutan Pembangunan Gedung Perkuliahan Multifungsi FKIP Undana Alami Deviasi Plus 15,79 Persen