tv-beritakota.com (Kupang)- Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Indonesia National Shipowner’s Association (INSA) Kupang -NTT, Yusak Benu, mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya praktik percaloan tiket di pelabuhan.
Ia menyatakan bahwa praktik tersebut telah merugikan banyak masyarakat, khususnya masyarakat kecil. Jika dibiarkan terus berlanjut, praktik percaloan tiket ini dikhawatirkan akan mengganggu iklim investasi maritim di NTT.
“Belakangan ini Kepolisian melakukan penangkapan di kapal Pelni sekitar 7-9 orang calo tiket. Begitu juga informasi yang saya dapatkan dari KSOP menangkap penumpang bodong di kapal DLU sebanyak 115 orang,” ungkap Yusak dalam keterangan pers, Rabu (25/2/2025).
“Sebagai Ketua INSA Kupang-NTT, saya memberi apresiasi kepada Bapak Kapolda NTT, Kapolresta Kupang dan seluruh jajaran terkait serta Kepala KSOP Kupang yang berkomitmen tinggi untuk memberantas praktik-praktik percaloan tiket yang sangat meresahkan dan merugikan masyarakat,” tambah Yusak. menegaskan bahwa teriakannya selama ini terkait maraknya calo tiket bukanlah fitnah, melainkan fakta yang terjadi di lapangan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










