<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jembatan Wae Pesi &#8211; TV Berita Kota</title>
	<atom:link href="https://tv-beritakota.com/tag/jembatan-wae-pesi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://tv-beritakota.com</link>
	<description>Berbagi Kabar Tanpa Batas</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Oct 2026 10:21:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://tv-beritakota.com/wp-content/uploads/2025/07/IMG_20250715_170545-100x100.png</url>
	<title>Jembatan Wae Pesi &#8211; TV Berita Kota</title>
	<link>https://tv-beritakota.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Progres Rehabilitasi Jembatan Wae Pesi Capai 67,08 Persen, BPJN NTT Targetkan 9 Titik PMTD Rampung Desember 2026</title>
		<link>https://tv-beritakota.com/infrastruktur/jembatan-jalan-bpjn-ntt-pmtd/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TV-BeritaKota.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2026 10:21:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[BPJN NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Wae Pesi]]></category>
		<category><![CDATA[Nur Indah Indryani]]></category>
		<category><![CDATA[PMTD]]></category>
		<category><![CDATA[PPK 3.3 Provinsi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[S.T.]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tv-beritakota.com/?p=7958</guid>

					<description><![CDATA[RUTENG, tv-beritakota.com, – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mempercepat penanganan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>RUTENG, tv-beritakota.com, – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (<a href="https://tv-beritakota.com/infrastruktur/bpjn-ntt-alat-berat-gempa-flores/">BPJN</a>) Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mempercepat penanganan infrastruktur jalan dan jembatan terdampak bencana melalui program Penanganan Mendesak Tanggap Darurat (PMTD) di wilayah <a href="http://Pelaksanaan Jalan Nasional">Pelaksanaan Jalan Nasional</a> (PJN) Wilayah III.</p>
<p>Salah satu pekerjaan yang menjadi perhatian adalah rehabilitasi Jembatan Wae Pesi, yang hingga Selasa (27/10/2026) telah mencapai progres 67,08 persen.</p>
<p>BPJN NTT juga menargetkan sembilan titik penanganan PMTD dapat diselesaikan pada Desember 2026, sementara dua titik lainnya direncanakan masuk penanganan tahun 2027.</p>
<p>Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 Provinsi NTT, Nur Indah Indriyani, S.T., mengatakan bahwa sejumlah pekerjaan utama pada Jembatan Wae Pesi telah rampung, sedangkan beberapa pekerjaan teknis lainnya masih dalam proses pengerjaan.</p>
<p>“Progres Jembatan Wae Pesi saat ini sudah mencapai 67,08 persen,” kata Nur Indah saat dikonfirmasi, Selasa (27/10/2026).</p>
<p>Ia menjelaskan, pekerjaan yang telah diselesaikan meliputi reposisi jembatan, penggantian elastomer atau bantalan karet, serta pengencangan dan penggantian baut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rehabilitasi Jembatan Wae Pesi dan Wae Dampek dipercepat. Menteri Dody: Dibangun Lebih Tahan Gempa</title>
		<link>https://tv-beritakota.com/infrastruktur/jembatan-wae-menteri-dody-gempa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TV-BeritaKota.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 02:01:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[BPJN NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Dody Hanggodo]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Flores]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur jembatan NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Wae Dampek]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Wae Pesi]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian PU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://tv-beritakota.com/?p=7753</guid>

					<description><![CDATA[tv-beritakota.com, Manggarai – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menginstruksikan percepatan rehabilitasi Jembatan Wae Pesi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>tv-beritakota.com, Manggarai – Menteri <a href="http://Kementerian pekerjaan umum">Pekerjaan Umum</a> (PU) Dody Hanggodo menginstruksikan percepatan rehabilitasi <a href="https://tv-beritakota.com/infrastruktur/tni-ad-empat-jembatan-kupang/">Jembatan</a> Wae Pesi di Kabupaten Manggarai dan Jembatan Wae Dampek di Kabupaten Manggarai Timur.</p>
<p>Penanganan kedua jembatan tersebut tidak hanya diarahkan untuk mengembalikan fungsi infrastruktur, tetapi juga memastikan bangunan memiliki kualitas dan ketahanan yang lebih baik dalam menghadapi risiko <a href="https://tv-beritakota.com/regional/gempa-flores-basarnas-bnpb/">gempa</a> di wilayah Flores.</p>
<p>Instruksi itu disampaikan Menteri Dody saat meninjau langsung kondisi Jembatan Wae Pesi dan Jembatan Wae Dampek, Jumat (28/8/2026).</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-7754" src="https://tv-beritakota.com/wp-content/uploads/2026/09/menteri-dody-percepat-pemulihan-dua-jembatan-vital-di-flores-dibangun-lebih-tahan-gempa-de970503-1ed9-4a4d-8c00-9a2213504661.jpg" alt="menteri-dody-percepat-pemulihan-dua-jembatan-vital-di-flores-dibangun-lebih-tahan-gempa" width="600" height="400" title="Rehabilitasi Jembatan Wae Pesi dan Wae Dampek dipercepat. Menteri Dody: Dibangun Lebih Tahan Gempa 2"></p>
<p>Menurut Dody, Jembatan Wae Pesi menjadi salah satu infrastruktur yang mengalami dampak cukup parah akibat gempa. Pemerintah pun bergerak cepat dengan mendatangkan peralatan pendukung dari Jakarta untuk mempercepat proses rehabilitasi.</p>
<p>&#8220;Wae Pesi ini secara keseluruhan terdampak paling parah. Kita berusaha merehabilitasi dengan cepat. Saat ini sedang mendatangkan alat dari Jakarta. Mudah-mudahan paling lambat pertengahan September kita sudah mulai melakukan rehabilitasi,” kata Menteri Dody.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
