Langkah cepat tersebut dilakukan agar personel dapat segera bergabung dengan aparat kepolisian yang telah lebih dulu berada di lokasi konflik.
Sementara itu, personel Polres Flores Timur telah melakukan pengamanan di sejumlah titik untuk mencegah kedua kelompok warga kembali terlibat bentrok.
Pihak kepolisian juga terus memantau perkembangan situasi di lapangan serta mengedepankan pendekatan persuasif guna meredam ketegangan di tengah masyarakat.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi. Percayakan penyelesaian persoalan ini kepada aparat keamanan dan pemerintah daerah,” tegas Henry.
Polda NTT memastikan pengamanan akan terus diperkuat hingga situasi keamanan di wilayah Adonara Timur benar-benar kembali kondusif dan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal.(*/Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












