file_0000000045ac81fab54dfe29d6d4bbe8
previous arrow
next arrow

Masyarakat Toraja Kota Kupang Syukuri atas keberhasilan Pembangunan Gereja Toraja 

Avatar photo
IMG 20250531 WA0007

Lebih lanjut, dr. Christian Widodo memaknai prosesi Ma’Somba Tedong dan Ma’Pabendan Bate sebagai simbol syukur dan persatuan.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan gereja ini merupakan buah dari kolaborasi lintas komunitas di Kota Kupang.

“Ubi concordia, ibi victoria, dalam persatuan, ada kemenangan. Kita harus tetap bersatu untuk menghadapi tantangan kota ini bersama,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat Toraja untuk terus aktif berkontribusi, bahkan membuka peluang bagi kader-kader terbaik Toraja untuk bergabung dalam pemerintahan kota.

“Kami siap menerima dengan tangan terbuka untuk membangun kota ini bersama-sama,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Zet Tadung Allo, S.H., M.H, dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran Wali Kota yang menunjukkan dukungan nyata terhadap masyarakat Toraja.

Ia menjelaskan bahwa prosesi Ma’Somba Tedong merupakan bentuk persembahan syukur kepada Tuhan atas keberhasilan pembangunan gereja, sesuai tradisi Toraja yang menjunjung harmoni antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.

Baca Juga :  Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H, Gubernur NTT Perkuat Silaturahmi dengan Forkopimda