IKLAN

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Warga temukan Tiga Bahan Peledak di Sungai Noelmina, peninggalan masa penjajahan Jepang 

Avatar photo

Koordinasi lintas wilayah segera dilakukan. Sekitar pukul 14.00 WITA, informasi disampaikan kepada Kasat Intelkam Polres Kupang, Iptu Misbar, S.H. Pihak Polsek Takari yang dipimpin oleh Kapolsek Ipda Fardan Muhammad, S.Tr.K, langsung turun ke lokasi bersama personel untuk memastikan temuan tersebut.

Hasil pemeriksaan di lapangan menemukan tiga buah bahan peledak yang terdiri dari satu buah granat tangan diduga jenis granat nanas (panjang 10 cm, lebar 5 cm), satu buah pelontar granat berbentuk tabung (panjang 15 cm), dan satu buah peluru anti pesawat (panjang 20 cm).

Advertisement
Ingin Punya Website?  Klik Disini!!!

Mengingat potensi bahaya dari temuan ini, Polres Kupang segera menggandeng tim Gegana Brimobda Polda NTT.

Sekitar pukul 19.30 WITA, tim yang dipimpin AKBP Denis Leihitu dan Iptu Velerio tiba di lokasi bersama Kasat Intelkam Polres Kupang.

Proses evakuasi berjalan lancar dan bahan peledak berhasil diamankan sekitar pukul 20.10 WITA, untuk selanjutnya dibawa ke Polres Kupang guna penanganan lebih lanjut.

Warga setempat menduga, lokasi penemuan merupakan salah satu titik penguburan senjata atau bahan peledak peninggalan masa penjajahan Jepang, mengingat wilayah tersebut dulunya pernah menjadi lokasi strategis. Lokasi penemuan hanya berjarak sekitar 500 meter dari Jalan Timor Raya.

Baca Juga :  Pelaku Pembunuhan Bastian Bakol Di Kebun Jagung Diciduk Tim Resmob Polres Kupang