Imbas Perubahan Lokasi Huntap di Flotim, BPJN NTT usul penambahan Panjang jalan ke Pusat

IMG 20260214 123149
Oplus_1024

BPJN NTT menargetkan pekerjaan rampung pada Agustus 2026, dengan tetap mempertimbangkan perkembangan pembangunan Huntap itu sendiri.

Proyek ini memiliki nilai kontrak lebih dari Rp.42 miliar yang bersumber dari APBN dan dilaksanakan oleh PT Dewi Graha Indah sejak resmi berkontrak pada Desember 2025.

Pembangunan akses jalan menuju Huntap pasca erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki menjadi tulang punggung pemulihan pascabencana—menjamin kelancaran pembangunan hunian, mempercepat integrasi sosial-ekonomi masyarakat terdampak, serta membuka konektivitas antarwilayah.

Dengan akses yang memadai, aktivitas ekonomi lokal diharapkan pulih lebih cepat dan kualitas hidup warga dapat meningkat secara berkelanjutan.(Tom)

Exit mobile version